Yah hanya dengan situs ini aku mengungkapkan perasaanku yang sekarang ini dalam keadaan yang tidak membaik. Aku telah berusaha bersabar dan tabah Tuhan untuk menantikan kehadirannya, tetapi mengapa Tuhan dia tidak pernah merasa bahwa disini aku sendiri, disini aku menginginkannya ? Kenapa juga Ya Allah dia tak memikirkan aku yang kira-kira sedang apa ? Sama siapa ? Dan bagaimana keadaannya ?
Kapan Ya Allah aku bisa merasakan bahwa dia sedang mencariku, menginginkanku. Kurasa itu jarang aku rasakan. Dia bilang kalau dirinya ini memang cuek tapi hatinya tidak, tapi ngerasa gak sih dia kalau dia cueknya terlalu over, benar-benar gak sewajarnya. Dia pergi main, kadang kalau aku nyuruh dia cepat pulang dia malah ngambek gak jelas ke aku. Kadang dia juga sibuk dengan yang dia lakukan, lihat Ya Allah waktu telah menunjukkan bahwa ini sangatlah larut malam, tapi jam segini juga dia tetep nggak ngerti layaknya dia menganggap kalau ini masih sore. Mungkin bagi temen-temennya, temen yang keren itu kalau di ajak ngerokok, nongkrong, dan pulang malem itu keren. Hmm keren dari mana, bodoh banget malahan bagiku, gak penting banget, cuma ngehabisin duit, waktu dan bikin sakit. Keren itu seharusnya tau waktu bisa ngatur schedule nya apa an, tapi ini apa di SMS nggak bales, ya semestinya biar bisa pulang malem terus tinggal minta maaf ke ceweknya. Cowok pun pasti tau kalau cewek mau maafin, muna banget ya. Aku suruh nungguin, aku udah sabar, aku udah mau, aku suruh marah pun nggak bisa karena pasti ujung-ujunganya jaminan hubungan yang akan melayang. Dan aku sudah terlalu sayang Tuhan dengan dia, sebesar apa pun kesalahan dia aku pasti maafin dia, karena jujur dia yang berarti dan terindah. Aku sebenanya ingin sekali dia tau mengenai arti maaf, maaf itu seharusnya nggak mengulang kesalahan itu lagi. Aku juga ingin kamu tau arti dari sebuah janji, janji itu harus kamu niati, harus kamu tepati. Apalagi ketika kamu telah mengucap sumpah atas nama-Nya. Muna kamu, kalau aja udah sama temen pasti udah lupa denganku. Mau aku berkata apa, nggak di dengerin. Aku tau aku ini jelek diantara yang lain, aku tau aku nggak berduit, aku tau aku nggak pintar dan polos tapi aku juga punya perasaan dan hati. Aku mau nurutin apa kata dan mau mu, aku selalu mengalah karena aku tkut kamu marah atau pergi meninggalkanku. Sampai kapan kamu egois kepadaku ? Aku sekarang ini hanya bisa menangis dan tetap menulis apa yang ingin aku curahkan. Tapi satu hal, aku yakin kamu dapat kembali seperti dulu, sedia dulu kala yang bagiku lebih baik dari pada hari ini. ImissU :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar